DELGOSEA

 

Konferensi DELGOSEA Piagam ASEAN 5-tahunan , Perspektif bagi Pembangunan ASEAN sebagai Sebuah Kelompok Masyarakat Berdasarkan Nilai pada tahun 2014.

DELGOSEA adalah The “Partnership for Democratic Local Governance in Southeast-Asia, yang pada awalnya didanai oleh Komisi Eropa dan Konrad Adenauer-Stiftung (KAS) Jerman, diluncurkan pada bulan Maret 2010. Proyek tersebut telah menghubungkan berbagai LGA, otoritas daerah, LSM, serta institusi akademik di Filipina, Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Kamboja, dengan fokus terhadap pertukaran pelaksanaan tata kepemerintahan yang baik antar bangsa, meliputi: partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan; lembaga-lembaga tata kepemerintahan; lingkungan perkotaan; manajemen fiskal atau perpajakan dan strategi promosi investasi.

Tahap pertama DELGOSEA berjalan selama 32 bulan sampai berakhir pada bulan Oktober 2012. Tahap selanjutnya beralih ke pengembangan lebih jauh serta advokasi tata kota yang baik di negara bagian anggota ASEAN, juga di tingkat ASEAN untuk menemukan pelaksanaan terbaru yang optimal. Gagasan advokasi serta melobi berdasarkan hambatan yang terjadi di tahap DELGOSEA sebelumnya.

Kelanjutan kumpulan Best Practices (BPs) atau Terapan Optimal baru tata pemerintahan daerah masih berada di dalam jantung DELGOSEA bagian ke-2. Berikut merupakan terapan-terapan optimal yang sukses dikembangkan dan siap diulangi:

  1. TPA dan Sarana Transportasi Kota Padang, Indonesia.
  2. Ekosistem Urban atau Perkotaan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati bagi Kesinambungan Kota di Kota Chiang Rai, Thailand.
  3. Penurunan Angka Kemacetan Lalu Lintas di Kota Bekasi, Indonesia
  4. Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata di Kota Lang Son, Vietnam
  5. Pertolongan Tiga Menit: Layanan Keselamatan Kota Cebu, Filipina
  6. Perbaikan Pendidikan di Kota Batu, Indonesia
  7. Perlakuan Warga Kota sebagai Pelanggan di Provinsi Nueva Vizcaya, Filipina

Terlepas dari perkembangan BP terbaru, dalam tahap kedua ini jaringan tersebut memfokuskan hanya pada dua tujuan utama, yaitu: untuk mengembangkan jaringan ke seluruh 10 negara ASEAN pada akhir 2014 (terdapat empat negara yang belum terwakili, yaitu: Brunei Darussalam, Malaysia, Myanmar, dan Singapura) serta membangun kerja sama dengan ASEAN untuk mengembagkan kapasitas pemerintah daerah dalam persiapan Masyarakat ASEAN 2015 mendatang.

UCLG ASPAC berperan penting dalam mendukung DELGOSEA Tahap 2. Selama perhelatan Kongres UCLG ASPAC yang bertempat di Jakarta pada tanggal 2-5 Oktober 2012, Biro Eksekutif UCLG-ASPAC merekomendasikan pendirian Komite Tetap DELGOSEA. Selanjutnya, rekomendasi tersebut didukung oleh anggota Biro Eksekutif selama pertemuan Biro Eksekutif pada acara yang sama. Dukungan tersebut berdasarkan tinjauan bahwa Komite Tetap UCLG ASPAC tepat dengan prioritas UCLG ASPAC, maka berarti di bawah payung UCLG ASPAC yang dapat digunakan untuk hubungan kerja sama.

Untuk informasi selanjutny silakan kunjungi DELGOSEA’s official website.