Local Government Associations

 

Kunjungan ke Pasar Ikan Negombo pada bulan Desember 2015. UCLG ASPAC mendukung penelitian global dengan memberikan pandangan terhadap kawasan Asia-Pasifik.

LOCAL Government Associations (LGA) berperan penting untuk memperkuat kapasitas pemerintahan daerah dan mewakili serta membawa pesan para pemerintah daerah juga kepentingan pemerintah nasional. LGA hadir untuk meningkatkan citra dan reputasi otoritas daerah dan melayani mereka sebagai sumber informasi kritis bagi para anggota, pemerintah pusat dan mitra luar. Mengingat fungsi mereka untuk mempromosikan pemerintahan daerah yang lebih baik, LGA perlu untuk mengembangkan pemerintahan yang kuat dan pengelolaan organisasi internal.

PERAN UCLG ASPAC

Sebagai bagian dari riset global yang dipimpin oleh UCLG World, UCLG ASPAC mengadakan penilaian terhadap keadaan pemerintahan daerah di negara-negara kawasan Asia Pasifik. UCLG ASPAC mendukung riset global dengan menyediakan tinjauan wilayah Asia Pasifik serta menggerakkan para anggota untuk mengisi survei online.

Lalu, penelitian tersebut dilaksanakan melalui pengumpulan dan penjaminan mutu data milik asosiasi otoritas nasional, wilayah setempat, dan pengajuan identitas tiap asosiasi (baik yang berdasarkan survei kelayakan maupun dokumentasi lengkap). Study on Local Authorities Associations of EU Partner Countries atau Kajian Asosiasi Otoritas Daerah Negara-negara Mitra Uni Eropa yang didukung oleh Platforma berdasarkan elemen menyeluruh, meliputi tata pemerintahan, manajemen, pengantaran program serta layanan, komunikasi serta jaringan, SDM, dan juga strategi pengembangan. Setiap elemen memiliki indikator untuk mengukur perkembangan LGA starting dari dasar hingga bermutu baik, namun jika mengingat karakteristik pertanyaan-pertanyaan dalam kuisioner tersebut, tidak semua indikator dan elemen dapat digunakan. Oleh karena itu penyederhanaan tersebut dilakukan dengan cara pengelompokkan indikator-indikator untuk menghindari tumpang tindih serta untuk memberikan analisis pada konten atau isi.

Penilaian tersebut dilakukan ke sepuluh negara di Asia yang melibatkan empat belas (14) asosiasi pemerintahan daerah terbagi menjadi dua wilayah, Tenggara dan Barat Daya. Penelitian tersebut telah menunjukkan hasil bahwa terdapat berbagai pelaksanaan LGA di Asia. Meskipun usaha-usaha yang dibuat LGA untuk melayani para anggota, seluruh LGA masih belum memiliki penghasilan yang berkesinambugan. Seringkali, pendapatan tersebut cukup untuk menutupi kelebihan dan biaya operasional, ketergantungan yang tinggi akan donor eksternal untuk mengerjakan program dan aktivitas. Ketergantungan yang tinggi pada agensi eksternal dapat berimplikasi terhadap LGA yang tidak memiliki untuk merancang program mereka sendiri atau dapat juga mengikuti keinginan serta cakupan kerja mereka.

Pada penelitian ini, kita menemukan bahwa LGA belum menerima dukungan khusus dari pemerintah nasional, baik berupa dana atau hal lain. Hubungan antara berbagai LGA dan pemerintah daerah mereka perlu dianalisis lebih lanjut, agar keduanya dapat bersinergi dengan baik. Lingkungan yang kondusif diciptakan oleh pemerintah daerah yang mendukung LGA perlu untuk diinvestigasi.